Pakan tarantula menentukan apakah tarantula Anda molting dengan mulus atau mengalami masalah pencernaan. Jawaban singkatnya: jangkrik cocok untuk sebagian besar tarantula, tetapi tidak ada satu pakan yang sempurna untuk semua spesies dan ukuran. Pilihan pakan harus disesuaikan dengan ukuran tarantula, jenis spesies, dan seberapa mudah pakan tersebut didapat di sekitar Anda.
Lima jenis pakan berikut umum dipakai di Indonesia, dari yang murah hingga yang lebih mahal, dari yang gampang diperoleh hingga yang perlu dipesan khusus.
Kenapa pakan tarantula tidak bisa asal diberikan
Tarantula adalah pemakan serangga yang di alam liar memangsa apa saja yang ukurannya sesuai. Di dalam kandang, Anda yang menentukan menu. Pakan yang salah bisa berujung pada dua masalah: tarantula tidak mau makan karena pakan terlalu besar atau terlalu kecil, atau tarantula mengalami dehidrasi dan gagal molting karena pakan yang kandungan airnya rendah.
Faktor lain yang sering diabaikan adalah kandungan kitin. Serangga dengan cangkang keras sulit dicerna tarantula muda. Sisa cangkang yang menumpuk di saluran pencernaan dapat menyebabkan impaksi, kondisi yang sering berujung fatal pada sling dan juvenile.
Jangkrik: pakan tarantula paling umum
Jangkrik dijual hampir di semua toko reptil dan toko burung. Harganya murah, mudah dipelihara dalam wadah plastik, dan ukurannya bervariasi dari yang sangat kecil hingga dewasa.
Kelebihan jangkrik terletak pada rasio protein dan lemaknya yang seimbang. Tarantula yang diberi jangkrik biasanya tumbuh dengan laju normal dan molting tepat waktu. Jangkrik juga bergerak aktif sehingga memicu insting berburu tarantula, termasuk spesies yang cenderung pasif seperti Grammostola.
Kekurangannya, jangkrik bisa menggigit tarantula yang sedang molting. Selalu keluarkan jangkrik yang tidak dimakan dalam waktu 24 jam. Jangkrik juga berisik dan baunya menyengat kalau wadahnya jarang dibersihkan.
Ulat hongkong: untuk tarantula gemuk
Ulat hongkong atau Tenebrio molitor larva punya kandungan lemak yang jauh lebih tinggi daripada jangkrik. Pakan ini cocok untuk tarantula yang perlu menaikkan berat badan setelah molting atau betina yang sedang mempersiapkan telur.
Masalahnya, ulat hongkong sulit dicerna tarantula muda. Kulitnya tebal dan keras. Untuk sling di bawah 2 cm, sebaiknya potong ulat menjadi bagian kecil dan buang kepalanya karena bisa menggigit dari dalam.
Pemberian ulat hongkong sebaiknya tidak lebih dari sekali seminggu. Terlalu banyak lemak membuat tarantula obesitas, yang membuat proses molting lebih berisiko karena abdomen yang berat menekan karapas saat mengelupas.
Dubia roach: pakan bernutrisi tinggi
Dubia roach atau Blaptica dubia adalah pakan favorit banyak penghobi tarantula di luar negeri. Di Indonesia, ketersediaannya masih terbatas tetapi mulai banyak penjual online yang menyediakannya.
Dibanding jangkrik, dubia memiliki rasio protein terhadap lemak yang lebih baik dan kandungan air yang lebih tinggi. Dubia juga tidak berbau menyengat, tidak bisa memanjat dinding plastik licin, dan tidak bersuara.
Kendala utama dubia adalah harganya yang lebih mahal dan proses pengirimannya yang perlu perhatian. Dubia yang mati dalam perjalanan tidak layak diberikan ke tarantula. Selain itu, dubia dewasa cukup besar sehingga tidak cocok untuk sling kecil.
Belalang: alternatif lokal untuk tarantula dewasa
Belalang kecil yang ditangkap di kebun bisa menjadi pakan tambahan, tetapi ada syarat ketat. Belalang dari alam berisiko membawa pestisida dari tanaman yang disemprot. Jangan pernah memberikan belalang yang Anda tidak tahu asalnya.
Kalau Anda memelihara belalang sendiri dalam wadah bersih, barulah belalang bisa jadi pilihan. Ukurannya pas untuk tarantula dewasa berukuran sedang hingga besar. Belalang bergerak lincah dan memicu respons berburu yang agresif.
Belalang tidak cocok dijadikan pakan utama karena kandungan gizinya bervariasi tergantung pakan yang Anda berikan ke belalang itu sendiri. Gunakan sebagai variasi, bukan menu harian.
Superworm: pakan besar untuk tarantula besar
Superworm atau Zophobas morio berukuran lebih besar dari ulat hongkong. Pakan ini hanya layak untuk tarantula dewasa dengan ukuran tubuh minimal 5 cm.
Kandungan lemaknya tinggi, mirip ulat hongkong. Superworm juga memiliki rahang kuat yang bisa melukai tarantula jika tidak dilumpuhkan terlebih dahulu. Banyak penghobi memotong kepala superworm sebelum memberikannya.
Superworm berguna saat tarantula menolak makan setelah molting dan perlu dorongan energi cepat. Namun jangan pakai sebagai pakan rutin.
Perbandingan singkat lima pakan tarantula
| Pakan | Protein | Lemak | Ketersediaan | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Jangkrik | Tinggi | Sedang | Sangat mudah | Semua ukuran |
| Ulat hongkong | Sedang | Tinggi | Mudah | Dewasa, pemulihan |
| Dubia roach | Tinggi | Rendah | Terbatas | Juvenile hingga dewasa |
| Belalang | Bervariasi | Rendah | Musiman | Dewasa |
| Superworm | Sedang | Tinggi | Mudah | Dewasa besar |
Cara memilih pakan tarantula sesuai ukuran
Aturan praktisnya: pakan tidak boleh lebih panjang dari abdomen tarantula. Untuk sling di bawah 1 cm, pakai pinhead cricket atau potongan ulat yang sangat kecil. Untuk juvenile 2-4 cm, jangkrik kecil atau dubia kecil sudah cukup. Tarantula dewasa bisa menerima jangkrik besar, superworm, atau belalang.
Selain ukuran, perhatikan juga frekuensi pemberian. Sling perlu makan dua hingga tiga kali seminggu. Juvenile satu hingga dua kali seminggu. Tarantula dewasa cukup sekali seminggu, bahkan beberapa spesies gurun seperti Aphonopelma bisa diberi makan setiap 10-14 hari.
Variasi pakan dan gut loading
Memberikan satu jenis pakan terus-menerus bukan ide bagus. Variasi membantu menutup celah nutrisi yang tidak bisa dipenuhi satu jenis serangga saja. Putar antara jangkrik, dubia, dan sesekali ulat hongkong.
Gut loading berarti memberi makan serangga pakan dengan sayuran bergizi sebelum diberikan ke tarantula. Wortel, bayam, dan oatmeal adalah pilihan umum. Serangga yang baru makan akan membawa nutrisi tambahan ke dalam tubuh tarantula.
Ringkasan
Jangkrik tetap menjadi pakan tarantula paling praktis untuk sebagian besar situasi. Dubia roach unggul dari sisi gizi dan kebersihan kalau Anda bisa mendapatkannya. Ulat hongkong dan superworm berguna sebagai pakan pemulihan, bukan menu harian. Belalang hanya layak jika Anda yakin sumbernya bersih. Apa pun pilihannya, sesuaikan ukuran pakan dengan ukuran tarantula dan jangan biarkan sisa pakan hidup berkeliaran di kandang.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah tarantula boleh diberi makan ikan atau daging?
Tidak. Tarantula adalah pemakan serangga dan sistem pencernaannya disesuaikan untuk mencerna kitin serta protein serangga. Memberi daging mentah atau ikan berisiko menyebabkan infeksi bakteri dan gangguan pencernaan.
Seberapa sering tarantula harus diberi makan?
Frekuensi tergantung usia dan spesies. Sling diberi makan dua hingga tiga kali seminggu, juvenile satu hingga dua kali, dan dewasa cukup sekali seminggu. Tarantula gurun biasanya butuh frekuensi lebih jarang.
Bolehkah memberi pakan yang ditangkap dari alam?
Sebaiknya tidak. Serangga liar bisa membawa pestisida, parasit, atau patogen yang berbahaya bagi tarantula. Pakan ternak yang dijual di toko lebih aman karena asalnya terkontrol.