Kandang kaca populer, tetapi penghobi sering memakai wadah alternatif tarantula yang lebih murah, mudah dicari, atau cocok untuk species tertentu. Berikut tujuh opsi, diurutkan dari yang paling sederhana.
1. Kotak plastik makanan (food container)
Wadah plastik transparan bekas makanan atau takeaway menjadi pilihan paling murah. Ukurannya bervariasi, dari 500 ml sampai 2 liter, dan tutupnya rapat. Untuk sling atau juvenile kecil, kotak ini cukup.
Kekurangannya, plastik tipis mudah retak saat dibersihkan. Ventilasi harus dilubangi sendiri dengan solder atau jarum panas. Pastikan lubang tidak terlalu besar agar sling tidak kabur. Kotak jenis ini juga kurang tahan lama jika terkena panas tinggi.
2. Kontainer plastik khusus (faunarium)
Kontainer yang dijual untuk reptil kecil atau ikan cupang punya tutup berklip dan ventilasi siap pakai. Ukuran umumnya 20×15 cm atau lebih besar. Plastiknya lebih tebal daripada kotak makanan, jadi tidak mudah pecah.
Faunarium cocok untuk tarantula terrestrial ukuran sedang. Harganya masih di bawah kandang kaca. Beberapa model punya celah tutup yang cukup lebar untuk sling kecil. Periksa celahnya sebelum memakai.
3. Akuarium kaca bekas
Akuarium bekas ikan sering dijual murah di marketplace. Kacanya tahan gores dan tidak keruh, sehingga tarantula mudah diamati. Ukuran besar memungkinkan dekorasi dan gradien kelembapan.
Masalahnya, akuarium tanpa tutup tidak aman. Tarantula bisa memanjat kaca dan kabur. Tutup kaca atau kawat dengan pengunci wajib ditambahkan. Bobot akuarium juga berat saat dipindahkan. untuk species yang butuh kelembapan tinggi, akuarium kaca lebih sulit menjaga kelembapan dibanding plastik karena ventilasi atasnya lebar. Sesuaikan dengan panduan menaikkan kelembapan kandang tarantula jika memilih wadah ini.
4. Toples plastik atau jar
Toples plastik transparan berukuran 1–3 liter bisa menjadi kandang sementara. Cocok untuk karantina atau pemindahan. Tutupnya harus dimodifikasi dengan ventilasi mesh agar sirkulasi udara tetap ada.
Toples jarang dipakai permanen karena bentuknya bulat menyulitkan penataan. Substrat cepat lembap di bagian bawah, sementara bagian atas kering. Untuk tarantula yang suka menggali, kedalaman toples mungkin kurang. Namun, untuk sling yang baru menetas, toples kecil sudah memadai.
5. Kotak penyimpanan plastik besar
Kotak penyimpanan serbaguna berukuran 30–60 liter bisa diubah menjadi kandang untuk tarantula dewasa. Plastiknya tebal dan tutupnya lebar, sehingga mudah dilubangi untuk ventilasi. Harganya jauh lebih murah daripada terarium kaca sebesar itu.
Kekurangannya, dinding plastik mudah tergores dan menjadi buram. Estetika kurang, tetapi fungsi tetap. Pastikan tutupnya terkunci rapat. Untuk species yang suka memanjat, tepi atas kotak perlu diberi lapisan anti-panjat atau tutup mesh.
6. Kandang jaring atau mesh
Kandang jaring berbahan mesh sering dipakai untuk serangga terbang. Untuk tarantula, wadah ini kurang ideal karena kelembapan cepat hilang dan cakar tarantula bisa tersangkut di jaring. Namun, untuk species gurun yang menyukai sirkulasi udara sangat kering, mesh bisa dipakai sebagai kandang sementara.
Jaring halus mempermudah pengamatan dari segala sisi. Sayangnya, substrat mudah tumpah dan tarantula bisa merobek mesh tipis. Tidak disarankan untuk jangka panjang.
7. Wadah akrilik khusus invertebrata
Wadah akrilik yang dirancang untuk invertebrata menawarkan ventilasi presisi dan pintu akses. Ukurannya bermacam-macam, dari sling sampai dewasa. Akrilik ringan dan bening, tetapi harganya lebih tinggi daripada plastik biasa.
Beberapa model memiliki sistem magnet atau engsel yang memudahkan perawatan. Jika kamu memelihara beberapa tarantula, wadah ini memudahkan penataan rak. Namun, akrilik mudah tergores jika dibersihkan dengan kain kasar.
Pertimbangan sebelum memilih wadah
Ukuran tarantula menentukan jenis wadah. Sling cukup di kotak kecil, juvenile butuh ruang lebih, dan dewasa perlu kandang dengan luas minimal tiga kali bentang kaki. Untuk species arboreal, wadah harus tinggi karena tarantula membutuhkan ruang vertikal. Sebaliknya, species terrestrial butuh alas luas dengan substrat dalam untuk menggali.
Kelembapan juga memengaruhi pilihan. Plastik dengan ventilasi terbatas lebih mudah menjaga kelembapan tinggi, sedangkan kaca dengan ventilasi lebar cocok untuk species kering. Baca panduan suhu dan kelembapan kandang tarantula untuk menyesuaikan kondisi. Wadah apa pun harus aman dari kabur. Tutup dengan pengunci atau mesh rapat.
Jika kamu memelihara hewan lain, misalnya ikan di kolam, pengaturan kadar garam kolam renang dengan tepat juga perlu dipahami agar tidak mengganggu penghuni air. Prinsipnya mirip: setiap wadah punya kebutuhan parameter sendiri.
Untuk tarantula, kebersihan wadah menentukan kesehatan. Sisa pakan dan kotoran harus dibuang rutin. Wadah plastik lebih mudah dicuci, tetapi jangan memakai sabun keras karena residunya bisa membahayakan tarantula.
Ringkasan
Dari tujuh opsi di atas, kotak plastik makanan dan faunarium adalah pilihan paling praktis untuk pemula. Akuarium kaca cocok untuk yang ingin tampilan rapi, sedangkan wadah akrilik khusus memberi kualitas terbaik dengan harga lebih tinggi. Sesuaikan dengan ukuran tarantula, kebutuhan kelembapan, dan anggaran. Sebelum membeli, cek juga ceklis kebutuhan tarantula sebelum membeli agar tidak ada yang terlewat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah wadah plastik aman untuk tarantula?
Aman selama plastiknya tidak berbau menyengat dan tidak mengandung bahan beracun. Plastik food grade paling aman. Hindari wadah yang pernah dipakai untuk bahan kimia.
Berapa ukuran wadah minimal untuk tarantula dewasa?
Minimal tiga kali bentang kaki tarantula. Untuk species terrestrial, utamakan luas alas daripada tinggi. Untuk arboreal, tinggi wadah lebih penting.
Bagaimana cara membuat ventilasi pada wadah plastik?
Gunakan solder atau jarum panas untuk melubangi plastik. Buat lubang kecil dan banyak, bukan satu lubang besar. Pastikan lubang tidak cukup untuk sling kabur.